Thursday, November 12, 2009







harinya webcam lagi ngetrand di kelas webcam-an :)) hahahaha



kekey makasih ya oleh-oleh pensil berblangkonnya (temen kami si kekey baru aja pulang habis tanding basket dari jogja dan puji Tuhan atas nama bandung, dia juara 3. juara 1 datang dari jakarta dan juara 2 datang dari papua! horas bah!) :D wah asik semanghood punya maskot. hahahahahaha. si blangkonman punya saya pantatnya berbulu, tapi hidungnya pesek sedangkan si blangkonman punya luna pantatnya botak tapi hidungnya mancung.
lantas?



suatu hari ketika semanghood menggila dan sakau sama KUPING KUPING
luna : "nyari kuping2 nyook, semang"
saya : "hayoo"
dan dimulailah pencarian kami. kami berjalan riang (dengan harapan bisa menemukan sang MAHA KUPING. maka kami menuju kopsis sman3 tempat sang KUPING biasa nongkrong)

hari pertama..
luna : "kok ga ada ya"
saya : "ia kok ga ada"
kami kecewaaaa berat dan pulang ke kelas dengan tangan hampa

hari kedua..
saya : "wah ga ada juga, lun!"
luna : "bu, kuping gajahnya ga ada ya?"
ibu kopsis 3 yg baik hati : "ga ada, neng belum ngirim"
saya & luna : "yaaaaaah" (pasang muka marmut memelas)
ibu kopsis 3 yg baik hati : "senin baru dateng neng"
kembali ke kelas dengan membawa BULAT-BULAT yang saya beli karena saya ga mau pulang dengan tangan hampa nyape-nyapein aja. udah jauh-jauh ke kopsis masa ga beli apa-apa

hari ketiga (hari sabtu)...
saya : "ke kopsis yu lun"
luna : "ia siapa tau ada kuping-kuping"
pas kita dateng ternyata ibu kopsis 3 yg baik hati ga jualan di hari sabtu (baru tau hahahaha)

hari senin kami datang lagi ke kopsis 3 menagih janji si ibu
luna : "ibu ada KUPING?" (pasang tampang memelaaas memeraaas)
ibu kopsis 3 yg baik hati : "ga ada neng belum ngirim" (prihatin)
saya : "yaudah kita besok kesini lagi aja"
pulang dengan kecewaaa berat

hari selasa kami kembali datang ke kopsis 3. karena malu nanya terus ngecekin KUPING-KUPING alhasil kita cuma ngintip di kaca kopsis. begitu si ibu ngeliat kita yg lagi ngintip2 di kaca si ibu langsung ngasih sinyal dadah-dadah (bukan say hi, woy! ini tuh isyarat kalo sang KUPING kaga ada)

wah mulai hari itu kami sangat putus asa

hari rabu kami sempat kembali mengecek keberadaan KUPING, tapi dia tak kunjung datang. OH KUPING DIMANAKAH ENGKAU BERADA!

sampai hari itu tiba

di hari kamis (definitely today) mungkin dewa fortuna sedang berpihak pada kami
saat kami datang ke kopsis, kami melihat di box tidak ada KUPING maka saya mencari panganan lain sang BULAT BULAT
saya : "bu bulat2 ga ada??"
ibu kopsis3 yg baik hati : "habis neng." (prihatin sama saya dan bangga BULAT BULAT nya laku
luna : "kalo KUPING ga ada ya?"
ibu kopsis3 yg baik hati : "OH IAA KUPING! INI BARU AJA ADA KIRIMAN!!!"
saya & luna : "YEAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!!!!!!!!!!!!!!!!!" (bahagia tak terkira langsung ada backsound WE'RE THE CHAMPION! PERJUANGAN KAMI BERHARI-HARI TAK SIA-SIA (mmm kalo dipikir2 sia-sia juga sih -,-)
saya : "NAH GITU DONG BU KALO ADA BARANG BAGUS DIKELUARIN!" (sambil memperlihatkan bungkusan besar berisi 16bungkus KUPING)
saya & luna : "ASIIIIIK" (dengan mata berbinar-binar puppy eyes)
ibu kopsis3 yg baik hati : (hanya tersenyum bahagia melihat gadis-gadis pecicilan seperti kami mengacak KUPING-KUPINGnya)
saya & luna : (langsung membeli masing-masing 4 bungkus KUPING) "makasih ya bu"
ibu kopsis3 yg baik hati : "iaaaa"

terus waktu ke kelas kami memamerkan KUPING, webcaman sama KUPING dan makan KUPING, temen2 pada sirik dan langsung searching tuh KUPING ke kopsis3
papay : "kalian beli dimana?"
kami : "kopsis3" (jawab tiis)
papay : "ih kok ga ada!"
luna : "si ibu nyumputin kali buat kita doang! HAHHAHAHAHAHA (tertawa picik)

dan bener aja. waktu kita ke sana lagi, si ibu masih menyediakan stok KUPING hanya untuk kitaaa. AYE! AYE! (dan kami pun kembali membeli masing-masing 4 bungkus KUPING)

omaygaaaat :D bahagia sekali hari ini saya makan 6 bungkus KUPING (2 dijual ke papay dan priska yg sedari tadi sirik ngeliatin kami makan KUPING)

bisa bisnis KUPING dong kita, lun! hahahaha

kuping kuping





what could we do without you, oh our lovely KUPING KUPING
when we are down we are looking for you, oh our lovely KUPING KUPING
wherever you go, we'll always try to catch you, oh our lovely KUPING KUPING
we are seeking for you, we are crazy at you, oh our lovely KUPING KUPING
you're way to beautiful, KUPING
you're such a masterpiece
love you KUPINGSS

(puisi nan amit-amit! yang menggambarkan kecintaan semanghood kepada makanan KUPING KUPING)

hari ini saya nemenin mama belanja ke supermarket. sebelum pergi mama nyuruh saya pamit dulu sama papa.
mama : "pamit dulu gih sama papa"
saya : "ah mending si papa ga tau kita pergi! kalo tau pasti dia langsung neleponin ga puguh mam!"
mama : "yaudah pamit dulu aja"
saya : "pap, kita pergi dulu ya belanja"
papa : "ya pergi aja" (sok cuek sambil maen insaniquarium deluxe)

berangkatlah kami ke supermarket. sesampainya di supermarket (baru aja ngambil troli) tiba2 hape saya bergeterrr ternyata ada telepon dari... you know exactly whom i mean
papa : "HALO NAK!!!" (sok ceria dibuat2)
saya : "bener kan belum apa-apa udah ditelepon -,- "
papa : "APA? GA KEDENGERAN!"
saya : "ah engga kok pap! ada apa pap?"
papa : "BELIIN AKU KOKORON DOONG!" (sambil bersuara sok imoet imoet kemanja-manjaan yg terlalu dibuat-buat)
saya : "HAH??? KOKORON? APAAN TUH???" (teriak melengking sampe diliatin mas-mas opisboy)
papa : "ITU YANG DULU KAU PERNAH KASIH SAMA AKU!!
saya : "aku ga pernah tuh ngasih KOKORON!! "
papa : "EEEEH NAMA MAKANAN ITU LOH!!! KOKORON! KOKORON! MASA TAK TAU KAU! BAH! PAYAH KALI! SEREAAAAL!" (kesal karena bahasanya tidak dapat dimengerti putrinya)
saya : "langsung mengerti apa yg dimaksud sama papa) "OHHHHH.. QUAKER OATS!!!!" NGOMONG DONG QUAKER OATS! BUKAN KOKORON! (emosi strata tinggi)
papa : "NAH ITU ITU!! YA POKOKNYA ITU LAH! SAMA JANGAN LUPA BELIKAN ROKOK YA!!"
saya : "ia oke" (jutek. cape ngeladenin si papa yg over ajaib)
papa : "ASIK UUUUU.................."
saya : (sebelum kata "UMAAAAA" diucapkan sebagai kata penutup pengganti phrase kiss bye dari si papa, saya langsung mematikan hape) "fiuhhhh..."

saya langsung mencari mama. sang komandan syoping.
mama : "dari siapa tadi?"
saya : "papa! bener kan mam, belum apa-apa udah minta ditelepon"
mama : "hahahaha papa teaa"
saya : "suka cari alasan yang ga penting deh mam (dulu pernah nelepon nyuruh mama pulang gara-gara katanya ada TAMU PENTING DARURAT URGENT. jadi saya sama mama batal cuci mata dan langsung buru-buru pulang ke rumah. pas dateng ke rumah ternyata tamunya GA ADA! pas kita tanyain papa cuma bilang dengan watadosnya "SUDAH PULANG TUH DARI DUA JAM YANG LALU!" rasanya pengen dicubit aja tuh bapak tua tersayang gemees bangeet pengen dibejek2!)
mama : "sekarang alasannya apa lagi?" (tanya mama pasrah)
saya : "minta dibeliin Quaker Oats sama rokok"

dan mama langsung membelikan 2 bungkus Quaker Oats dan 1 pak rokok

jadi kosakata baru yang saya temukan hari ini
bahasa bataknya Quaker Oats = KOKORON

Wednesday, November 11, 2009

hari ini saya kembali menaruh beban yang begitu berat di pundak seseorang yang selama ini saya pandang derajatnya lebih rendah daripada saya.
meski semua manusia sama di hadapan Tuhan

dan saya baru sadar bukan dia yang membutuhkan keluarga kami tetapi kami yang membutuhkan dia. seorang seperti dia. hanya dia yang bisa mengisi kapasitas di keluarga kami

mungkin dia hanya seorang supir yang tidak berpendidikan tinggi. tapi jika tidak ada dia mungkin keluarga ini tidak bisa bertahan hidup. ya memang faktanya sefrontal itu. pada kenyataannya kami sangat membutuhkan dia

hari ini saya bertekat
untuk tidak menyakiti perasaannya lagi
sejak kecil saya ingin membahagiakan "orang tua" saya dan mulai detik ini dia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kata "orang tua" saya.

saya tidak mau lagi menyakiti hati "orang tua" saya
apalagi menaruh sebuah beban
yang massanya ditambah dari tahun ke tahun
tidak akan lagi.

Tuhan, ajari saya untuk tidak lagi mengunderestimate orang lain, hormat sama orang tua, lebih sabar dan ga manja.

hari ini berawal seperti biasa. just like my others ordinary morning.

sampai pulang sekolah tiba...
hujan yang luar biasa deras mengguyur sekolah kami. sang hujan berhasil membuat saya terjebak di dalam kumpulan remaja tanggung berbalut seragam putih abu yang dibungkus dengan baju penghangat mereka. sedangkan saya? saya tidak memakai baju penghangat apapun (untung saya pake kaos dalem jadi ya ga masuk angin kayanya) beberapa anak nampak bergerombol untuk menghangatkan diri (wah mau dong bergerombol sama maci, oh maci aku butuh kehangatan! hahahahueeek)

hmm... wah hujan ya! saya suka sekali hujan. apalagi mendengar sound effect yang ditimbulkan dari air hujan dan angin yang bertiup kencang.. hm ini hari rabu ya? OH TIDAK! saya kan mau les ke daniel!


ketika hendak keluar dari sekolah agatha mencegat saya "semang mau ke mana?" tanyanya mesra (huwweeek) "mau les, lun." ujar saya mantap. selain sayang dengan ilmunya, saya juga sayang dengan duit lesnya (apalagi itu kan les privat, mahal bray!! kasian kan mama papa saya udah cape-cape cari duit buat saya tapi saya tidak bertanggung jawab dan dapat dipercaya. jadi saya memutuskan untuk fear factor: hujan-hujanan ke daniel)

jarak dari sekolah ke daniel memang tidak jauh, hanya sekitar 50meter dan bisa sampai dalam waktu 5menit ikaj ditempuh dengan berjalan kaki. hanya saja masalahnya siang itu hujan turun sangat lebat dan saya tidak membawa payung! raaawr!

sebenarnya saya membawa sebuah map biru plastik yang bisa dijadikan tudung bagi ubun-ubun kepala saya. tapi saya memilih untuk mendekapnya erat di dalam pelukan saya agar "tampak depan" seragam saya tidak berubah menjadi transparan gara-gara terimbas air hujan!

begitu menginjakkan kaki keluar dari pintu samping sman5, sepatu saya langsung terendam dalam aliran air banjir bandang (ah lebay) dan sukses membuat sepatu saya tercelup! sampai di depan pengky, seorang tukang parkir (bukan mang ade, satu lagi looh) memayungi saya dengan sigapnya
"wah makasih pak" jawab saya singkat sambil menatap wajahnya yang penuh rasa iba melihat gadis mungil seperti saya basah kuyub kehujanan
"mau kemana non?"
"mau ke daniel"
"oh kirain mau naik angkot di depan sini"
"haha engga pak."
"mau dianter sampe mana?"
"sampe sebrang ya pak? bolehkan?" rayuku
"ia"
"wah jadi romantis begini pak! sepayung berdua"
"hahaha ia kan hujan makanya jadi romantis begini kalo ga hujan ga akan gini, non"

lalu beliau mengantar saya sampai sebrang jalan dan saya bersyukur saya bisa tiba di sebrang jalan dengan selamat. saya masih terus berjalan sampai tiba di bimbel daniel. dan berhasil menyelamatkan diri saya! yes!
(pengumuman-pengumuman saya ga bawa uang sepeser pun jadi ga bisa naik angkot! lagian jalan kaki kan bagus untuk kesehatan (ya dan jalan kaki hujan-hujanan bagus untuk mencari penyakit))

sesampainya di daniel, saya langsung menghadap pak ebang, guru matematika daniel yang paling pintar, sangking pintarnya terkadang murid tidak dapat menjangkau pemikirannya yang gemilang.
"halo pak!" sapa saya, bagi murid daniel dan guru daniel, kekerabatan dan kekariban memang dijunjung tinggi.
"halo debora! lama sekali! sampai bapak ngantuk begini menunggu kamu" jawabnya terkantuk-kantuk
"ia pak kan hujan!"
"loh kok kamu basah kuyub begitu?"
"ye bapak! baru aja tadi saya bilang saya kehujanan!!"
"oh begitu" jawabnya tak acuh
"ayo pak belajar! saya kedinginan dan butuh kehangatan!"

beliau hanya tertawa lepas. tidak lama kemudian hujan berganti dengan rintik gerimis disertai angin. ini adalah bagian terindah dari hujan: angin yang membuat tubuh Anda menggigil. beberapa saat kemudian saya sudah tenggelam dalam soal trigonometri.

"pak saya minggu depan ada ulangan"
"bagus! nih saya kasih soal" seraya menyuapi saya dengan soal trigonometri tingkat dewa. saya hanya cengo (dan kenyang karena makan angin)

"buat apa sih pak belajar trigonometri kalo toh akhirnya saya kuliah ga akan ambil jurusan yang punya relasi dengan trigonometri?"
"ya gini aja. anggap saja kamu melakukan ini hanya sekali seumur hidupmu, sayang kan kalo kamu ga all out."

hmm benar juga ya. tumben guru ajaib itu agak jalan otaknya. hahaha



bersambung.

;;

Template by:
Free Blog Templates